Monday, May 19, 2014

Promosi Jasa Fotografi dan Videografi di Kota Batam



Promosi Jasa Fotografi dan Videografi di Kota Batam
Job Dokumentasi di Singapura
Kami Buaya Studio, sebuah studio sederhana yang di kelola anak-anak muda yang penuh kreatifitas di Kota Batam.
Memeberikan Promosi menarik bagi anda yang ingin mengabadikan moment special anda, sesuai dengan budget anda.
Paket Pre Wedding Mulai : 1.750.000,-
Fasilitas:
-         Foto Out Door Lokasi Pilihan (Ocarina, Engku Putri, Welcome Batam, Masjid Raya, Golden City/ Golden Prawn, Jembatan Barelang, Pantai Tanjung Pinggir, Pantai Sekilak) Pilih salah satu lokasi
-         Edit Foto 10 lembar ukuran 10 R, 1 Foto Edit ukuran Besar, tidak Dicetak
-         CD All Data & Data Edit Foto
*Biaya Paket Diluar Biaya Transportasi, biaya masuk, akomodasi
* Menyediakan sewa Baju Kebaya, Gaun, dan Make Up (Diluar Biaya Paket)

Paket Jasa Liputan Foto dan Video Acara Mulai 2.000.000,00
Fasilitas :
-         Cetak Foto 3 Roll (108 Lembar), ukuran 4 R dan Bonus Album Foto
-         Video 2 DVD
-         CD Data Foto edit dan All Data
-         Kaset Asli Diberikan
-         Bonus Cetak Foto 10 R 3 lembar
-         Bonus Cetak Foto 10 R dan bingkai
Ayo segera order ke kami
Buaya Studio
HP : 085264686864
Mail : ridwan_videoeditor@yahoo.com
PIN BB : 2705AE25
Kami terpercaya menangani event lokal, nasional , hingga internasional sejak tahun 2008. Kami juga melayani jasa liputan luar Kota Batam, dan Luar Negeri
Buaya Studio, Dengan Seni....

Friday, May 16, 2014

Politik Adu Domba, Musuh Indonesia untuk Adil, Makmur, dan Sejahtera



Politik Adu Domba, Musuh Indonesia untuk Adil, Makmur, dan Sejahtera
Oleh Ridwan Purwanto
Pengamat Komunikasi Antar Budaya



Jika mendengar Politik Adu Domba, sebagian besar bangsa Indonesia pasti mengetahuinya. Bagaimana tidak dengan politik ini kita mengalami dijajah 350 tahun oleh Belanda dan 3,5 Tahun oleh Jepang.
Pengertian Adu Domba atau dikenal juga sebagai politik pecah belah dalam bahasa Belanda devide et impera adalah kombinasi strategi politik, militer, dan ekonomi yang bertujuan mendapatkan dan menjaga kekuasaan dengan cara memecah kelompok besar menjadi kelompok-kelompok kecil yang lebih mudah ditaklukan. Dalam konteks lain, politik pecah belah juga berarti mencegah kelompok-kelompok kecil untuk bersatu menjadi sebuah kelompok besar yang lebih kuat (http://id.wikipedia.org/wiki/Politik_pecah_belah).
Historis Politik Adu Domba di Indonesia
Adu Domba di Masa Penjajahan
Di jaman Penjajahan Politik Adu Domba di canangkan oleh penjajah Belanda agar rakyat indonesia tidak bersatu dan bisa dijajah selama mungkin. Di jaman penjajah ini sangat kelihatan sekali pihak yang menghembuskan politik ini yaitu penjajah Belanda.
Kondisi Bangsa Indonesia yang kepulauan ini dan sangat majemuk suku bangsa dan agama menjadi keunggulan namun di mata Belanda menjadi salah satu titik lemah yang bisa dimanfaatkan untuk dipecah belah.
Politik ini sudah terbukti handal untuk membendung perlawanan para Pahlawan kita dari Sabang sampai Merauke. Bahkan Pahlawan Kita yang terkenal dengan kesaktiannya pun kalah juga dengan politik adu domba ini.
Politik Adu Domba ini bisa dilawan dengan Persatuan dan Kesatuan, hal ini dibuktikan dengan lahirnya Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928. Sejak itu peran pemuda Indonesia mulai sadar pentingnya persatuan dan kesatuan, perlawanan secara sendiri-sendiri akan mudah dilumpuhkan oleh Belanda.
Dan Akhirnya dengan Persatuan dan Kesatuan itu Adu Domba bisa kita redam.
Adu Domba di Jaman Kemerdekaan
Adu domba ini secara tidak sadar di jaman setelah merdeka dan hingga saat ini masih menjadi strategi yang jitu untuk kembali membuat Indonesia tidak maju-maju. Disaat negara-negara tetangga kita sudah mulai berbenah menuju negara Maju kita masih saja berkutak menjadi negara berkembang. Politik ini sudah mendarah daging disemua lini kehidupan bangsa, isu-isu untuk menimbulkan perpecahan ini sering digelontorkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab agar membuat ricuh negara Indonesia.
Di jaman kepemimpinan Soekarno, adu domba juga mulai tumbuh kembali hal ini dengan lahirnya beberapa pemberontakan yang merasa tidak puas dengan kepemimpinan Soekarno. Dan puncaknya di pemberontakan G-30 SPKI semakin terlihat politik perpecahan itu di Indonesia. Pemberontakan-pemberontakan ini yang akhirnya menggangu jalannya pembangunan di Indonesia di era Soekarno. Meskipun konflik dan pemberontakan bisa dituntaskan.
Di jaman kepemimpinan Soeharto, politik adu domba sedikit diredam dengan program-program misalnya Transmigrasi, TVRI menjadi Media Central, di jaman ini pemerintah begitu menguasai, dan berperan sekali bisa menindak organisasi, atau sekelompok pihak yang disinyalir bisa menggerogoti pemerintah untuk segera di tindak, tak hayal kalau selama 32 tahun pemerintahan Soeharto berkuasa. Meski dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya yang tidak kami bahas di sini, namun secara pengendalian politik adu domba terlihat berhasil meredam konflik tersebut.
Isu-isu adu domba bisa diminimalisir karena media yang ada di Indonesi masih sedikit. Kebebasan pers juga belum sebebas sekarang ini. Masih ingat kita dengan Slogan TVRI, “Menjalin Persatuan dan Kesatuan”. Slogan itu begitu dekat dengan kita untuk selalu mengingatkan pentingnya menjalin persatuan dan kesatuan untuk mewujudkan indonesia yang sejahtera, meski akhirnya juga belum bisa karena praktek KKN oleh rezim ini.  
Adu Domba di Jaman Reformasi dan Era Digital
Isu krusial hingga jatuhnya rezim Soeharto adalah karena Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Isu ini yang menjadi pemersatu para anak bangsa untuk menurunkan, bahwa pemerintahan di anggap gagal memerangi KKN dan mensejahterakan rakyat.
Adu domba di sini bisa kita lihat perpecahan pihak yang membela pemerintah dan para reformis. Dan akhirnya terjadi sudah reformasi. Tepat 12 Mei  2014 ini reformasi sudah berjalan 16 tahun. Banyak perubahan di Indonesia baik pembangunan dan perekonomian bangsa kita.
Namun wajah Adu Domba tetap ada membayangi bangsa Indonesia dengan bebagai isu-isu, baik isu sosial, ekonomi, politik, budaya, hingga isu SARA yang selalu memcah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
Isu-isu Adu Domba jaman dulu banyak di lontarkan dengan cara yang lambat hanya dengan pergerakan kelompok-kelompok hingga meledak. Namun kini isu-isu untuk memecah persatuan dan kesatuan begitu cepat dengan hadirnya media internet. Jejaring social media menjadi media yang bergitu cepat membroadcast pesan-pesandari pihak yang ingin memecah persatuan dan kesatuan.
Sekali klik pesan yang di share akan tersebar ke khalayak umum, dan apabila khalayak tidak bisa menyaring maka akan tersulut juga api kebencian yang bisa memcah persatuan dan kesatuan bangsa.
Kalau kita melihat ke belakang bangsa kita ini sudah lama terpuruk oleh ulah pihak-pihak yang tidak ingin bangsa Indoensia yang kaya raya ini maju. Menjelang pemilu dan Pilpres isu-isu untuk memecah rakyat akan semakin banyak. Dan media internet menjadi salah satu media yang turut andil menyebarkan. Begitulah sisi lain internet yang disalah artikan.
Adu domba kini telah menjelma di dunia digital untuk kembali mengubur tujuan nasional bangsa Indonesia yang tertuang di UUD 1945 yaitu; melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, untuk memajukan kesejahtetaan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
Penyebar isu adu domba di era saat ini begitu kelihatan dari status user name, namun user name tersebut seolah nama palsu belaka. Saai ini penyebar begitu sulih ditebak apaka saudara kita sendiri atau oleh pihak asing yang tidak menginginkan bangsa kita maju. Pihak itu sulit kita temukan, seolah-oleh akita seperti perang saudara sendiri. Pak Karno juga pernah berpesan, “Musuh di jaman penjajahan jelas yaitu penjajah Belanda, namun musuh kalin di jaman kemerdekaan susah di ketahui karena musuhnya adalah saudara sendiri.”.
Cita-cita kita sebagai bangsa harus kalah oleh pihak-pihak entah itu asing atau musuh dalam selimut kita sendiri dengan Politik Adu Domba ini. Semoga di tahun 2014 ini merupakan titik awal lagi kita sadar penting persatuan dan kesatuan untuk Indonesia yang lebih maju tanpa adu domba.
Tagline Adu Domba tak ada matinya dengan berbagai wujudnya di eranya. Hingga kapan bangsa kita akan mudah tersulut oleh isu-isu perpecahan? Hingga kapan bangsa ini terus jalan ditempat saja oleh Adu Domba. Hingga kapan bangsa ini akan menemukan momentum untuk kembali sadar perlunya persatuan dan kesatuan untuk mewujudkan Indonesia untuk Adil, Makmur, dan Sejahtera tanpa memandang suku, agama, ras, golongan, partai?. Semoga rakyat Indonesia semakin cerdas untuk tidak ter-Adu Domba di era AFTA 2015. Semoga!!.


Tuesday, May 6, 2014

Panggilan Anak; "Papa Kholis...!!"

Suatu kebahagian sendiri bagi orang tua yang melihat tumbuh kembang anak-anaknya. Anak say ayang pertama kini sudah 2 tahun 6 bulan. Kini mulai kritis bertanya apa yang di aingin tanyakan. dan begitu tersentuh sekali saat dia memanggil Papa Kholis....! dan bunda..... serta adik aya.....

Kata-kata itu begitu merdu sekali mengalahkan lagu-lagu romantis yang pernah saya dengar. suara yang tulus dari seorang anak. Meski kadang polah dan tingkatnya membuat kami geram, namun kami tetap berusaha bersabar menghadapinya mencoba untuk bisa mendidik sesuai dengan ajaran agama kami Islam.

Anak kedua kami Kanaya sudah 3 bulan lewat, kini responnya sudah baik sudah bisa berkomunikasi meski dengan sedikit suara, senyum manisnya, tangan-tangan aktif serta kaki-kakinya begitu aktif ketika kita ajak berkomunikasi. Kami sentuh cium dan pijat...dan Mas nya begitu bangun tidur sering memanggil adik Aya.....oh begitu bahagia sekali melihatnya sambil cium dan sambil tiduran kembali di samping adiknya...

Kholis kini mulai suka naik mobil, oh begitu sedih ketika hanya dia hanya memegang mobil orang lain atau hanya di pameran. kami ingin sekali bisa membeli mobil untuk bisa membantu kami untuk transportasi saat merias istri dan bisa mengajak anak-anak kami serta mertua kami. Kami juga tidak mau memaksakan diri, kami bilang ke anak kami, Kholis sabar dulu yah....berdoa semoga papa dan bunda bisa segera beli mobil, doa juga lancar rejekinya jadi cepat kita beli mobil....

Anak kami begitu dekat sekali sama bundanya, sampai bundanya kemana dicari terus hehehe....sampai-sampai pas rewel dua-duanya saya sedih sekali hanya bisa menggendong adik Aya dan mas Kholid digendong bundanya...seperti tadi malam karena kecapekan anak kami Kholis sering bangun di tambah kondisi cuaca yang panas di Batam AC juga kurang maksimal performanya makin gak nyenyak boboknya, kami gantian saling jaga dan menina bobokkan kedua anak kami. meski waktu istirahat istri dan saya kurang. Itu semua demi anak-anak kami.....Semoga anak-anak kami nantinya bisa sedikit tahu ketika kami ceritakan masa-masa kecilnya. 

Kini dengan teknologi HP yang serba lengkap bisa kita mendokumentasikan gerak-gerika anak-anak kita dengan mudah untuk kenangan masa-masa kecil mereka dan bisa kita perlihatkan nanti saat sudah besar. pasti mereka akan bisa melihat betapa lucunya mereka dulu dan menggemaskannya polah tingkahnya baik sedih, pilu, bahagia, tangis , tawa mereka memberikan cerita-cerita indah sepanjang masa....

Anak-anakku doa kami selalu terpanjat untukmu wahai Kholis dan Kanaya semoga jadi anak Sholeh dan Sholehah. Kami orang tua selalu menyayangi kalian. Kalian buah hati kami, cinta kami, pelipur lara kami, capek lelah kami dan kami bekerja untuk kalian wahai anak-anakku. i love u anak-anakku.....


by

Papa dan Bundamu
Ridwan Purwanto & Nur Laela
06-05-2014

Saturday, May 3, 2014

Selamat Hari Pers Sedunia (World Press Day), 3 Mei; Wartawan Perjuangkan Nasib Orang Lain Nasib Sendiri Tidak Ada yang Memperjuangkan

Selamat Hari Pers Sedunia (World Press Day), 3 Mei;
Wartawan Perjuangkan Nasib Orang Lain Nasib Sendiri Tidak Ada yang Memperjuangkan

Nasib Wartawan Memperjuangkan Nasib kaum teraniaya, namun nasin wartawan sednrii tidak aman. Justru kasus-kasus yang melibatkan kekerasan kepada wartawan cenderung menguap begitu saja atau juga kalah, bebas begitu saja dengan alasan belum cukup bukti.

Dari sisi penghasilan juga sama, masih banyak sekali gaji wartawan yang di bawah UMK, pengalaman saya pernah melamar jadi wartawan begitu memprihatinkan jauh sekali di bawah UMK Jogja dengan bekal sarjana Komunikasi. Nasib Wartawan di Batam pengalaman saya begitu agak lumayan karen atawaran gaji masih di atas UMK dikit, namun di bandingkan dengan bidang lain begitu jauh sekali. Kondisi ini begitu berbanding terbalik dengan kode etik yang melekat yang begitu tegas tidak boleh menerima imbalan dalam liputan tugas persnya.

Nasib Wartawan semoga ada perbaikan ada yang membelanya dan Dewan Pers bisa menjadi motivator untuk mendorong kepada pemilik usaha pers untuk memberikan gaji yang setimpal dengan tugas mulia yang diembang sebagai penyaur lidah rakyat, suara rakyat suara tuhan...dan Pers sebagai "Watch Dog" negara ini.

Tanpa ada perubahan nasib pasti banyak sekali wartawan yang sembunyi-sembunyi menerima imbalan dan jurnalis jujur akan teraniaya bahkan korban nyawa tanpa ada yang membelanya termasuk teman sesama wartawan. karena pemberitaan yang di beritakan untuk mengungkap kasus tersebut juga lama-lam menguap saja.

Sampai kapan wartawan yang memperjuangkan nasib orang lain, nanti ada juga yang bisa memperjuangkan nasib para wartawan untuk kebaikan dan kemajuan bangsa....

Selamat Hari Pers Sedunia (World Press Day), 3 Mei 2014

salam

Ridwan Purwanto

Saturday, March 15, 2014

Ulang Tahun dan berkarya 7 Tahun di Kota Batam

Ulang Tahun dan berkarya 7 Tahun di Kota Batam

Pagi ini (baca: 15 Maret 2014) sungguh luar biasa, jam 00.15 WIB say amendapatkan sebuah kado istimewa bisikan "Selamat Ulang Tahun Papa...", sungguh kata indah di hari ulang tahunku ini, kecup sayang ku berikan tanda sayangku dan cintaku pada istri tercinta.

Berkah yang luar biasa lainnya juga di samping saya sudah ada ada ank kedua kami yang tertidur manis, dan pules, posenya sungguh imut tanpa beban begitu bahagia tidur di dekat pelukan bundanya. 

Papa ulang tahun ini Nak, "Kanaya" papa berdoa untuk Kanaya dan Mas Kholis jadi anak yang Sholehah dan Sholeh yah. Orang tua pasti sduah cukup bangga bisa mendidk putra-putrinya untuk bisa menjadikan anak yang sholeh dan sholehah, ingat 3 ya nak( Selalu mendoakan orang tuanya, Amal Sholeh, dan ilmu yang bermanfaat) itu selalu di amalkan dan diwariskan itu merupakn warisan yg lebih bermanfaat diandingkan warisa tanah.

Sejanak ku merenung dan berdoa kepada Allah SWT atas berkah dan rahmatnya, hingga diberikan umur yang panjang ini. Tak terasa aku kini sudah tua, dulu manis dengan jelas ingatanku bahwa masih sering cuhat sama ibu dan bapak. selalu menyusahkan kedua orang tuaku kini aku sduah menjadi orang tua dengan dua anak. Sungguh haru hati ini, doa dan jasa ibu dan bapak tak kan terbayarkan sampai kapanpun.

Sejak Tahun 2007 aku mulai merintis menapaki masa depan di Kota Batam. Tahun 2001 mulai masuk Kuliah D3 Broadcasting tahun 2004 transfer ke S1 Komunikasi Massa UNS Tahun 2006 Lulus sebagai sarjana Ilmu Komunikasi. Cerita di bangku kuliah dan kehidupan kampus dengan sahabat dasn teman-teman sungguh indah sekali. banyak cerita. dari mulai belajar tentang dunia broadcasting, hingga kisah sdih pilu, dan penuh kenangan itu mulai terbayarkan kini.

Awalnya saya di Batam ini mulai bekerja di sebuah studio  di kawasan Nagoya. Hal ini secara tidak sengaja saja, karena saya mau mengedit hasil shooting ulang tahun dokter temen Mas saya, saya dan mas saya "Ms Dwi namanya berkeliling dari Pelita hingga Nagoya eh semua pada menjawab bisa di edit namun lama karena orangnya lagi tidka ada.
Saya walnya cuma iseng boleh gak saya melamar bekerja di sini karena saya lulusan Komunikasi, dan bisa mengedit video, shooting, dan foto. Ya minimal ulang tahun dokter mas saya ini bisa selesai. yang punay terus menjawab ya kalau gitu besok pagi jam 9 kamu datang saja coba di tes.

Kesokan harinya saya datang dan mulai mengedit, dibalik itu semua banyak temen d studio ini yang jail namun bikin suasana akrab. Saya selain menjadi video editor juga menjadi art director, bahkan juga merangkap tim marketing yang presentasi ke klien. Selama setahun bekerja di Studio ini saya dan tim begitu disegani di dunia dokumentasi dan konser. studi ini dulu dari agak sepi hingga begitu dikenal kembali karena kekompakan dan hasil karya yang bagus serta semakin lama semakin lengkap alat-alatnya. 

Mulai jadi mixerman, auidoman, penata kamera, kameramen, fotografer, video editor, hingga mengoperasikan jimmy jeep di studio ini saya lakukan. membagi ilmu yang saya punyai dan mengompkkan tim agar project berjalan dengan baik dan sukses. dalam kurun waktu setahun perkembangan yang pesat di studio ini.

Sebelum lebaran Tahun 2008 saya sudha menyampaikan ke Bos bahwa tidak selamanya saya akn di sini pak, saya ingin berkarir yang bisa mengembangkan ilmu komunikasi saya. Meski Bos agak kecewa namun proses kehidupan harus tetap berjalan baik suka dan duka itu bagian dari cerita kita nantinya. 

Setelah lebaran 2008 saya mulai pamit untuk bekerja di tempat lain. Tak terasa ada sebuh lowongan kecil di koran lokal Batam Lowongan dosen komunikasi disalah satu universitas di Kota Batam. Dengan awal yang tidak PD namun akhirnya saya coba masukkan lamaran. Beberapa hari setelah itu dipanggil interview dengan rektor dan salah satu pengurus yayasan. melihat CV bapak yang banyak di dunia broadcasting ini kami berminat untuk menerima bapak, dengan hak dan kewajiban itulah, ya mulai September 2008 saya mulai mengajar Komunikasi dan Hukum untuk mata kuliah di sosial dan politik. Meski mahasiswa Komunikasi belum banyak namun tetap semangat karena pesan orang tua dan hadist ilmu yang bermanfaatitu pahalanya tidak akan putus-putus. Kesibukan sebagai dosen muda mulai saya jalani Senin hingga Sabtu. 

Banyak cetita dan pengalaman hidup sebagai dosen swasta yayasan yang kal itu begitu lah hehehe...ya tetap say bersyukur. Meski mengurus serdos yang begitu pelik dan rumit karena swasta ya minimal NIDN sudah ada namun meski S2 di tahun 2016 ya salah satu kebijakan Dosen wajib S2. 

Hampir setahun sudah saya mengajar di Kampus Ungu tersebut, setelah kurang sebulan saya dihubungi HRD kembali ditanya terkait perjanjian KKWT yang baru. Setelah berpikir panjang dan berbagai pertimbangan yang lain saya menjawab ke HRD, Pak saya lanjut Partimer saja kalau diperbolehkan, kalau tidak ya tidak apa-apa. Saya ada rencana lainnya.

Masa transisi ini mulai terasa sekali di kampus ini, muali dari adanya nama-nama saya di daftar mengajar hingga di akhir ya saat mulai perkuliahan tiba-tiba hilang di daftar. ya sebagai pendidik yang baik mencoba menyikapi ini dengan positif saja, mungkin pihak manajemn kurang setuju jika lanjut namun tidak tetap ya tidak apa-apa. Saya mulai berpamitan dengan rekan-rekan dosen dan para mahasiswa .

Kehidupan saya kembali di mulai selain mengajar saya bersama tim saya tepa juga membuka usaha jasa dokumentasi, EO, Advertising. Bidang ini yang banyak menempa saya di lapangan di Kota Batam banyak ketemu kenalan baru hingga para pejabat, mulai acara sederhana, konser musik artis lokal hingga Seventeen pernah kami dokuemntasikan di Studio Buaya yang bermitra denga Aljabar studio ini. tim Kami Saya Ridwan (panggilan:Simbah), Opik, Yogi, Tahmid berkiprah di dunia dokumentasi di Kota Batam. Dulu yang tidak dikenal kini hingga disegani cie cie sikt PD hehe ya begulah kira-kira. tangan dingin kami membesut karya menjadi begitu indah adalah keahlian kami.  s

Selepas masa tidak mengajar di kampus Pertama (red:Ungu), saya lebih konsentrasi mengembang usaha kreatif saja dimulai dengan EO kami berhasil menangani Acara Porkot bidang Bina Raga dan Body Contes di Nagoya Hill, acara-acara lainnya juga ada, acara pencarian bakat dll. hingga bekerja sama dengan McD tentang liputan dan paket Ultah. dan pembuatan foto commercial untuk iklan.

Hati kecil saya untuk mengajar agak terusik mulailah mengirimkan lamaran di LP3i Batam pada bulan Oktober 2009 untuk mengajar, eh berhasil juga kahirnya mengajar mata kuliah tentang Fotografi, Iklan, Copywriting dan Multimedia dan Video Production. dan mata kuliah lainnya di waktu malam hari.

Pernah juga saya saat dokumentasi ketemu dengan kepala Sekolah SMK Hang Tuah, dan banyak diskusi tentang broadcasting akhirnya saya mulai juga mengajar di Sekolah Broadcasting selama 3 Bulan. karena keterbatasan waktu dan hal lain yang agak unik heheh ya saya mencoba jalur lain.

Mungkin saya sudah lupa karena lama sekali, ternyata Lamaran saya di Poltek di respon saya diberi kesempatan untuk interview sebagai satff Humas. Proses interview berjalan dengan baik dan dilanjutkan dengan psikotest masa menunggu nya cukup lama hingga akhirnya Desember di hubungi kembali untuk interview lagi dan akhirnya Januari 2010 saya mulai berkarir di Polibatam.

Karir Polibatam di bagian informasi ini cukup banyak tantangan, dan cerita yang unik. di Bidang Humas begitu banyak ketemu hal baru, cara yang tidak pernah ada habisnya. Jam kerja yang kadang tak tentu ini merupakan tantangan. Namun tak terasa sudah selam 4 tahun berkariri di bidang ini. Kini mulai banyak hal dan beban kerja ya mencoba untuk bersyukur dan amanah.  sambil disela-sela lain nya masih tatap bisa beramal dengan berbagi ilmu di malam hari.

2011 cerita termanis keran saya mempersunting gadis pilihan saya pada tanggal 24 Maret 2011.


lanjut nanti yah......

















Wednesday, February 19, 2014

Catatan Kecil Ayahmu, Wahai Bidadari 27 Februari 2014, "Kanaya Nur'aini Purwanto"

Catatan Kecil Ayahmu, Wahai Bidadari 27 Februari 2014, "Kanaya Nur'aini Purwanto"



Syukur alhamdulillah kami sekeluarga panjatkan kepadamua Ya Allah atas nikmatMu ini ya Robb,...

Bulan Januari, anak pertama kami lahir 14 Januari 2012, berdasarkan HPL dari dokter kandung Dr. Zulfikar Anas, S.POG di perkirakan pada Januari juga anak kedua kami lahir. Istri saya begitu senang tak sabar menunggu kelahiran anak kedua kami.
Meski persiapannya tidak seheboh anak pertama kami, saya sebagai suami yang siaga sudah membatasi kerjaan yang jauh-jauh dan lama. apalagi harus tugas luar kota wah jelas saya pending saja. Job dokumentasi juga saya berikan ke tim lain yang mengerjakan.

Kini tiba tanggal 18 Januari 2014 kami cek ke dokter di RSBK, sudah USG dan di cek dokternya hasil USG air ketubannya masih bagus, namun harus cek rekam jantung yah di ruang bersalin untuk lebih jelasnya kondisi bayi di kandungan, kata dokter.

Setelah di cek hasil rekamjantung bagus, maka disarankan untuk sekitar 1 minggu lagi saja, di tunggu kontraksi tidak. Saat ini bayi juga sudah sempurna siap juga lahir, tapi kita tunggu kontraksi saja karena semua masih bagus, jelas dokter Zul.

Satu minggu telah berlalu hari Sabtu tanggal 25 Januari 2014, istri saya sudah tidak sabar pengen lahir anak kedua kami. Paginya kami belanja ke pasar untuk persiapan masak sekitar beberapa hari, mertua kami membatu jaga anak pertama kami jadi biar tidak repot kami belanja dulu sebelum ke rumah sakit.

Jam 10-an kami pergi ke RSBk untuk cek kandungan dan USG, istri kami pengennya di induksi lagi aja dok, dulu anak pertama kami juga begitu. Dokter yakin anda siap buk?? 
Istri ya dok saya sebagai suami ya mendukung kalau feeling istri seperti itu. Setelah masuk ruang bersalin di rekam jantung, pasang infus, saya disuruh tanda tangan surat perjanjiang tindakan suntik, transfusi, tes darah, dll. setelah itu ke admission untuk pesan kamar rawat inap. Ya tidak menunggu lama bisa dapat kamar, kami memilih kelas 2 saja yang bisa terjangkau dan saya rasa rumah sakit sekarang pelayanannya juga bagus, kalau tidak bagus pasti sepi pasien. pasien sekarang apalagi di Batampasti cerdas.
Setelah itu saya membeli resep obat untuk istri di apotik rumah sakit yang lumayan juga obatnya, namun tidak apa demi istri tercinta.... cie cie

Setelah itu tes obat ada alergi obat tidak, dan kemudian induksi lewat infus dimulai, sekitar sejam mulai mules-mules dikit kata istri saya...namun tidak semules saat anak pertama katanya. 
Karena jam 12.00 WIB dapat makan siang, dengan sabar saya suapin dan bantu makan. Istriku mau makan sendiri saja belum mules-mules kok. setelah makan saya sholat dulu. kemudian istri di cek oleh bidan ternyata baru pembukaan 1, yahh lama dunk hehe.
Kakak ipar, Mbak Lita juga bekerja di RSBK sudah lama sekali, hal ini sangat membantu sekali memberikan semangat kepada istri yang kuat dan sabar yah...jadi semangat juga dech nungguin istri.

Istri di sarankan untuk jalan-jalan dulu saja, ya kami mengikutinya, ya karena belum terbiasa di infus jalan2 sekitar sejam eh infusnya mampet. kami balik ke kamar dech. disarankan istrinya saja yang bawa tiang infusnya biart gak mampet.

Setelah ruangan siap istri dipindah ke ruang inap di ruang mawar 106-3. dulu saat anak pertama juga di kamar ini sebelumnay di sebelahnya seh terus di pindah. hehe...
istri tiduran kami mengobrol gimana ma..sudah mules atau kontraksi belum, istri menjawab"belum pa kok lama yah gak kayka Kholis, anak pertama".
Ya yang sabar...ya kita jalan-jalan dulu saja
Kami jalan2 di luar duduk, naik turun tangga ya bedanya hanya bawa tiang infus saja selebihnya biaya kayak tidak mau lahiran hehe.

Waktu terus berjalan hingga malam hari eh sekitar jam 7 an baru pembukaan 2, yah hingga malam lama kali nambah bukaannya saat di tes.
Ya dengan persiapan yang hanya sekitar 2 hari eh ternyata kurang ma baju-bajunya.
Saya ijin ke istri ke Nagoya Hil dulu beli daster dan roti dan alat mandi dulu yah ma. dengan cepat saya belanja karena was-was juga sendirian istri.
menunggunya membuat cemas juga sayanya, untuk mengurangi cemas saya sholat dan berdoa membaca ayat-ayat pendek yang saya hafal. hingga tertidur juga di kursi samping istri.

Hari kedua...
Pagi-pagi sudah bangun karena istri sering ke belakang karena efek infus ya istri saya tanya gimana ma, sudah semakin sering gak mulesnya??, jawabnya, "belum pa masih dikit-dikit aja".
setelah itu sholat Subur, semabri itu saya mijitin kaki istri biar tidak pegel karena tiduran saja.
Pagi-pagi istri mandi, dan dilanjutkan sarapan dan keluar untuk jalan-jalan. Karena hari minggu terasa sunyi dan sepi di RSBK, lebih santai tidak seperti hari kerja, namun dokternya tepa datang jenguk nya sekitar siang sekitar jam 11/12 jenguk untuk mengontrolnya. 
Hingga pagi ini pembukaan baru buka 4 ya lama sekali yah, ya bagi bapak-bapak yang menungguin pasti kerasa lama sekali, tapi bagi seorang ibu tentu pasti semakin lama lagi, dengan kandungan yang besar gerak sudah terbatas, waktu itu terasa lama, eh tapi dengan kesabaran dan ikhlas pasti bisa.
Siang itu istri kangen dengan anak pertama kami makanya dia sedih, dan kami telpon lagi hari pertama kami telpon anak kami luar biasa tidak manja seperti ada bundanya, kali ini dengan eyangnya maen, malah bunda Mas Kholis ge maen, adik mana bunda? ya anak kami tidur pertama tanpa kami berdua tidak rewel ternyata membuat kami haru sekali. luar biasa.

 Hari kedua ini juga tidak rewel masih maen dengan eyangnya dan tetangga dekat rumah, setiap siang habis jam jenguk dokter saya sempatkan pulang sebentar untuk melihat anak pertama, dan sambil menceritakan bahwa bundanya lagi di rumah sakit mau lahiran adik, jadi jangan rewel yah kalau dah lahir nanti kita lihat adik yah. sayang adik kan??/, Kholis jawab" iya, bunda, bunda mana, adik mana? dengan suara yang belum jelas namun bisa mulai dipahami apa bunyinya...."

Minggu malam jam 22.00 WIB direkomendasikan ke ruang bersalin karena sudah pembukaan 5 setelah dicek oleh bidan. Menunggu di ruang bersalin semakin sunyi sekali, gak da pasien di sebelahnya hanya kami berdua dan bidan, perawat di ruangannya. 
Jam 00.00 Bidan mengecek dan bilang udah pembukaan 6 isirahat dulu yah buk, tadi dokter Zul menunggu sampai jam 12 kurang keran belum nambah-nambah beliau pulang. wah jadi begitu tinggi integritasya seorang dokter yah. 
saya sempat membayangkan bagaimana dengan keluarganya, anaknya di hari minggu harus masuk mengecek pasien, terus kapan waktu jalan-jalan dengan keluarganya yah??? ya luar biasa meski banyak kasus tentang mal praktek, namun pasti semua dokter yang baik tidak ingin pasiennya itu kenapa-napa. pasti ingin berbuat terbaik untuk pasiennya. namun kadang dikondisi sakit dan jaga orang sakit kondisi kita sensitif makanya denger kata-kata yg agak gmn dikit  pasti agak sakit atau mudah tersinggung ya itu hasil sementara saya sih ya pura2 sok jadi peneliti psikologi komunikasi cie-cie.

Kembali lagi malam ini badan begitu lelah karena tidak bisa tidur dengan enak hanya bisa di kursi atau di karpet saat di ruang inap. karena di ruang bersalin tidur di kuris sebelum tidur kami bincang memberikan semangat kepada istri untuk kuat, berdoa, ada adik dan kakak yang memberikan doa-doa untuk dibacakan agar lancar persalinannya.
Obrolan saya ini, kayaknya adik ini mau lahir nya hari Senin yah, seperti saat mengobrol di ruang inap istri saya yah papa gt jangan lama-lama lah hari Minggu aja ya dik jangan lama-lama di perut bunda.
Yah papa aja sudah gitu yah tuh coba beneran kan ini gak mau lahir di minggu kan, malam itu istri saya bilang.
Hari Senin ku bilang ma istri, adik mau kyak papa yah lahirnya hari Senin, hehe ya udah baik-baik yah ayo bobok dulu berdoa. sebelum tidur saya sholat Isya' dan tahajud dulu di samping Bed istri tiduran.

Jam 00.00 itu infus yang dipasang hanya infus saja tanpa ada obat induksi,
Jam 02.30 Begitu sepi istri laper, roti di ruang inap, saya keluar ke arah ruang inap yah sepi sekali, ya agak giman agitu tapi karena demi istri ya bismillah saja, eh ternyata parawat juga pada tidur semua di kunci pula ya udah saya balik lagi. ma minum aja yah, tetap aja sering uang air kecil efek infus kali yah. dengan sabar dan pelan-pelan ke kamar mandi .

Jam 04.00 saya sudah terbangun lagi karena istri pengen pipis lagi, ya saya anter kembali, dan menunggu Subuh sambil berdoa membaca surat pendek yang saya hafa dan sambil memijit kaki istri biar tidak pegel. Subuhpun tiba saya ijin sholat ke istri ayo ma, baca niatnya meski sudah da flek darah ya yang penting tetap berdoa yah..

Jam 05.30 WIb Senin 27 Januari 2014, tiba-tiba ruang bersalin ada yang datang pasien yang mulai pendarahan, sambil teriak-teriak kesakitan karena dah mau lahiran kayaknya, ternyata ari-ari di bawah, jadi disarankan operasi agar tidak beresiko kepada ibu dan anaknya.

Karena bidan semua sibuk memberikan pertolongan kepada pasien ini, kami jadi serem juga makanya istri saya pengen nunggu di luar aja yah pa. habis di luar duduk dan jalan-jalan kecil saya abilkan kue d ruang inap dan sarapan dulu eh sebentar kemudian sarapan pagi datang.

Jam 08.00 ada pasien lagi, mau lahiran lagi dan jam 9-an ada lagi tiba-tiba satu ruangan yang ada 4 bed itu penuh, dari 4 ini 3 nya mau operasi semua, yang pasien kedua umur nya hampir 10 bulang belum kontraksi-kontraksi si pasien nya pengen opreasi saja karena anak pertamanya juga oprasi cesar. pasien yang lain juga sama. 

Jam 09.00 an Istri saya di suruh pindah ke ruang persalinan di sana sudah dengan bed khusus untuk lahiran, di bed yang sama jadi ingat 2 tahun yang lalu saat menungguin sitri lahiran anak yang pertama di perkirakan lama lahir ternyata lahirnya lebih cepat, perkiraan malam anak pertama lahir sore hari.

Kini pengalaman yang sedih, senang, yang melihat langusng detik-detik anak lahir semakin membuat kita bersyukur kepada Allah SWT akan semua kebesaranNYA.

Kakak Ipar datang karena masuk pagi, sebelum dokter nya buka masih sempat melihat istri dan mengobrol memberikan semangat. makasih kak Lita. begitu masuk ruangan ini, saya sms semua keluarga mohon doa restunyanya mohon diperlancar persalinan istri saya.

Ada cerita  jam begitu sudah masuk ini ada telpn masukdi HP istri karena tidak saya angkat, maknya SMS, eh ternyata dari Bang risky yang masu ngasih job rias pengantin, Ya Allah rejeki adik nech ku bilang, ya terus di hubungi lah temen istri untuk menggantikan rias pengantin tersebut.

Jam 10.00 WIB kurang istri mulai kontraksi yang kuat, apalagi setelah dilakukan tindakan dipecahkan air ketubannya, karena kuat ketubannya atau juga lengket kata Bidan.
begitu Dokter tiba semua dengan perlengkapannya yang telah dipersiapn sejak jam 09.00 WIB, ada oksigen, dan alat-lat lainnya yang kurang tahun namanya saya karena banyak. Dokter memberikan instruksi ayo ngeden, ternyata ngeden istri kurang bagus, ayo buk yang benar di kasih contoh ngeden yag benar bukan di suara namun di perut buk, dua kali ngeden Alhamdulillah kepala anak kami mulai kelihatan rambut hitamnya lebat, kemudia dilakukan tindakan di bersihkan saluran pernafasan, tenggorokan, 

Bunyi tangis kecil putri kami keluar oek..oek....diselimutin dan di bawa ke ruang bidan untuk di hangatkan sambil di data, tinggi, berat, di beri tanda juga. Ini sangat menggangkan karena saya kembali melihat moment yang dulu pernah terjadi. 

Setelah di timbang berat putri kami ini 3190 gram, di ukur tingginya 46 cm, dan di cap kaki kanan, kaki kiri buat data, setelah di bedong oleh bidan, saya disuruh mengumandangkan Adzan di telinga kanan putri kami ini, pegennya sih direkam cuma tidak ada yang mau di suruh rekam video ya gak da deh hanya foto gak papa yah dik, nanti papa kasih contoh ceh dan lihat fotonya hehehe.

setelah itu eh pipis deh adik ne, terus di ganti lagi baju dan bedongnya, foto-foto lagi untuk kenangan, setelah itu Bidan membawa untuk diperlihatkan ke Istri saya, terharu sekali begitu melihat moment ini istri memeluk putri kami, bilang "adik cantik" jadi anak sholehah yah..!! putri kami ini saat di imunisasi di pahanya tidak nangis hanya ekk...

Setelah itu di bawa dengan kereta bayi itu sebelumnya saya tanda tangan berkas untuk dibawa ke kamar bayi. di ruang bayi saya kembali merasakn moment-moment yang menegangkan tentang serah terima bayi dan di cek kelengkapan alat indera putri kami, dari mata, bibir, mulut, telinga, kengkapan kaki, tangan, jari, kelamin, dubur dll, semua lengkap alhmdulillah dan diperlihatkan jug apa tanda lahirnya. putri kami ini ada tand alhirnya di telinga kanan ada bintik kecil di telinga, alhamdulillah atas berkahmu Ya Robb semua sempurna amien...saya panjatkan kepadaMu.

Setelah itu tanda tangan berkas dan putri kami di bersihkan dan dimandikan setelah itu dihangatkan.
Saya mengabari Bapak, Eyang, saudara berita bahagia ini, dan saya kembali menemani istri sebentar. Setelah ada yang menemani istri saya menebus obat, setelah obat saya tebus saya pamit ke istri dan kakak ipar dari Tanjungpinang untuk mau menguburkan Ari-Ari anak kami ini.

Saya ke pasar Jodoh untuk membeli perlengkapan untuk menguburkan ari-ari ini. tak sabar juga saya ini ke rumah.
Setelah sampai rumah saya mencuci ari-ari dengan air  dilanjutkan dengan air dangaram dan dilanjutkan dengan air asam jawa sampai bersih. Dan dibungkus dengan kain putih. sebelum mengubur saya mandi dan sholat Dhuhur karena sudah waktunya sholat Dhuhur dan berdoa, serta bersyukur atas kelahiran putri kedua kami ini dengan selamat dan ibundanya juga selamat, amien. dilanjutkan dengan menguburkan ari-ari disamping ari-ari Mas Kholis di depan rumah.

Setelah siap-siap, tak sabar anak kami Kholis ingin melihat adik-"adik, adik,...." begitu terus dia ingin sekali melihat adik. dan bundanya. 
bersama eyangnya kami bertiga naik motor revo saya yang setia mengantarkan kami. eh tenyata ada ujian naik tanjakan di bengkong harapan dorrrr eh kempes deh ban belakang saya. karena panas dan ban yang sudah tua kemarin sempen saya tambah angin karena kurang angin eh sekarang meletus mungkin kepanasan, dan ada lubang juga kena kerikil kecil pas di lubangnya kali. yah sudah gak papa untung dekat dengan bengkel. saya ganti Ban baru aja luar dalam pake merek yang bagus biar awet hehehe.

Setelah itu jemput anak dan eyangnya yang nunggu di ruko kios cina sambil beli jajan anak-anak. kemudian saya nadzar mau memberikan roti kepada bidan dan perawat yang membantu persalinan istri dan merawat istri di RS. kemudian pelan-pelan sampai juga di RSBK eh ternyata sudah dipindahkan istri saya ke ruang inap.

Kak Zahra dan bundanya Mbak Ana, maen di luar ruangan karena Kak Zahra ini tak mau diem orangnya takut ganggu pasien yang lagi istirahat. setelah saya tiba kami semua masuk dan beberapa saat kemudia pulang untuk gantian dulu.

Anak kami begitu senang ketemu bundanya, bundanya juga kangen tak melihat selama 3 hari ini baru lihat. Anak kami langsung tanya adik mana?....bundanya jawab adik masih bobok di ruang bayi tar sore lihatnya yah...

Sembari menunggu sore kami maen dengan Kholis, eyang ternyat acaek juga dia bobok sambil menungguin anak keduanya yaitu istriku ini Nur Laela.
Setelah mandi ganti baju istri saya habis magrib ke ruang bayi, eh ternyata putri kami masih di hangatkan karena kedinginan katan bu Bidan. ya kami menunggu dan melihat dari jauh. Anak kami Kholis melihat sambil bilang "adik-adik, adik mana???"
"Sabar yah", kata saya.  Karena takut malam eyang dan Kholis pulang duluan dah di jempaut Om Umar, belum lihat langsung adiknya.

Setelah itu istri disuruh menunggu di ruang laktasi dan beberapa saat kemudian putri kami dianterin untuk di inisiasi ASi namun karena baru lahir masih bingung heheh lucunya....bersyukur dech kami dapat anak sepasang ini...Alhamdulillah...

eh ternyata budhe dan pak dhe atau mas kandung saya di Batam ini datang dia mantri, istrinya perawat di RSBK ini dan Kak Ina datang asikkk sambil ngobrol-ngobrol di suruh makan bubur kacang ijo istri saya.

Budhe menggendong putri kami dan kemudian pak Dhe. Sekitar jam 8-an pamit pulang mereka. Kami juga akan balik ke ruang inap. Sekitar jam 22.00 WIB putri kami dianterin ke ruang inap untuk tidur bersama kami, asiknya dulu Mas Kholis tidak seperti inikarena lahirnya ketuban hijau dari harus dimonitor terus selama 3 hari di ruang bayi.

Anak cewek ternyata kebiasaan pipisnya lebih sering heheh ya kami agak begadang juga nih gantiin popoknya adik..

Tak terasa hari selasa pun tiba, jam 10.00 WIB dokter anak Dr. Iman T, SPA mengecek anak kami dan bilang bagus ini boleh pulang, dan nanti bisa kontrol lagi seminggu lagi bisa di rumah sakit atau di klinik dia di Sei Panas.

Siang harinya baru dokter  Zul jenguk untuk mengecek kondisi istri, dan hasilnya bagus dan diperbolehkan pulang. Karena Melayu yah disarankan oleh eyang ya pulangnya sore saja setelah Ashar saja biar dianggapnya hari Rabu gt, selasa kurang bagus ya kami ngikut saja niatnya untuk kebaikan.

Setelah diperbolehkan pulang saya ijin ke Istri untuk jemput Kholis dan eyang dulu, saya pulang ke rumah  dan jemput anak kami.

Begitu senangnya anak kami melihat langusng adiknya di box Bayi, adik, dan digendong bundanya kemudian mas Kholis cium pipi adiknya...
Ternyata ketakutan kami kalau mas Kholis iri ternyata tidak ada, 

Setelah mengurus adminsitrasi semuanya, ya biaya persalinan, inap dan bayi lumayan juga gak mahal kok dibangkan kabahagian yang diperoleh. 
ya kami pulang pamitan ke perawat terima kasih atas bantuannya dan menuju ke ruang bayi untuk serah terima pengambilan bayi oleh ibunya/ orang tuanya dan jam setengah 5 sore pulang dech ke rumah...

Eyangnya tak lupa menyiapkan beras kuning dan koin sesuai adat melayu di lempar ke perempatan-perempatan da di depan rumah ya kembali lagi yang penting niatnya untuk kebaikan hanya Allah SWT semata.

Sampailah putri kami ini di rumah kami,  Syukur alhamdulillah telah lahir dengan selamat putri kami 'Kanaya Nur'aini Purwanto" padachari Senin 27 Januari 2014, jadi anak yang Sholehah yah nak...


Catatan kecil Ayahmu

Ridwan Purwanto




Friday, February 7, 2014

Job Vacancy in PT ADHYA TIRTA BATAM

PT ADHYA TIRTA BATAM

A pioneer of private sector participation in water utility services in Indonesia – jointly owned by an established Indonesian Company and an International Water/Waste-water Utility Company is seeking a professional, qualified individual to fill the positions:

1. Tax Officer (TX)
Responsibilities:
a. Calculate withholding tax
b. Record withholding tax to E-SPT system
c. Prepare tax payment and SSP
d. Report all withholding tax to tax office
Requirement:
- Minimum has a Diploma (D3) degree, majoring in Accounting.
- Certified Brevet A & B (Preferred)
- Minimum have 1 year experience in handling tax
- Familiar with Microsoft Office, E-SPT
- Proficiency in English
- Computer literate

2. Frontliner (FL)
Responsibilities:
Carry out the activities of customer service to achieve customer satisfaction.

Requirement:
- Minimum high school in any major
- Has experience in customer service field (Preferred)
- Computer literate
- Has good communication skill, personality and ethics
- Has good analytical skill
- Able to work under-pressure, dynamic and good team player

3. Clerk/Admin (CA)
Responsibilities:
a. Responsible for all administrative activities in branch office
b. Record/search/provide information to service centre staff in order to better focus in dealing with customer
c.Create report for all activities at service centre. 
d. Report all withholding tax to tax office

Requirement:
- Minimum high school in any major
- Has 1 year experience in customer service field (Preferred)
- Computer literate
- Has good communication skill, personality and ethics
- Has ability in office administration
- Able to manage filing and prepare report
- Able to work under-pressure, dynamic and good team player

If you are qualified and ready to take this challenge, please send your detailed resume, stating your expected salary and a recent photograph 14 days from the date of this advertisement to:

PT Adhya Tirta Batam
PO Box 202, Batam Centre, BATAM 29400
Email : recruitment@atbbatam.com (size must be less than 1 MB)

Submitted documents will not be returned, and only short listed candidates will be notified for test and interview. Please indicate the position code on the upper left hand corner on the envelope


sumber : http://www.atbbatam.com/metro/index.php/berita-atb/pengumuman-perusahaan/job-vacancy/item/282-atb-job-vacancy diakses pada 07-02-2014 jam 16.09 WIB