Wednesday, July 16, 2014

Perias Pengantin Di Kota Batam, Ella Rias Pengantin

Ella Rias Pengantin Batam Siap membantu para calon mempelai untuk menikah, kami membantu anda sesuai dengan keinginan anda untuk melaksanakan moment indah dalam hidup anda. Untuk pemesanan dan konsultasi bisa menghubungi nomor handphone kami 08137270379
Galeri di Bengkong Kolam Mas Blok D No. 41 RT 3 RW 19 Kel. Sadai Kec. Bengkong Kota Batam- 29457
(Samping Perumahan Cahaya Garden Tahap 2 Sei Panas- Batam)

Berikut ini beberapa koleksi pelaminan Kami, dan siap mewujudkan impian pelaminan anda atau bisa by request model pelaminan dan bajunya.

see more at http://ellariaspengantinbatam.blogspot.com/

























Friday, July 11, 2014

Belajar Broadcast di Kota Batam

Kursus Privat di Bidang Broadcasting Di Kota Batam


Foto Bersama Jimmy Jeepnya TVRI Pusat Jakarta
Kami siap memberikan pelatihan untuk menjadi broadcaster handal di Kota Batam,
Kursus Private dan kelompok juga bisa baik di bidang :
1. Teknik Kamera Video
2. Dasar Fotografi
3. Foto Jurnalistik
4. Teknik Wawancara dan Reportase
5. Produksi Acara TV
6. Pembuatan Film
7. Pembuatan Film Dokumenter
8. Video Editing
9. Manajemen Produksi Film

Untuk konsultasi dan mengikuti kelas bisa ke nomor 085264686864 atau via email : ridwan_videoeditor@yahoo.com

Tuesday, June 10, 2014

MACAM-MACAM GAYA KOMUNIKASI DI DALAM ORGANISASI

Setelah melihat beberapa fenomena gaya komunikasi menjelang Pemilihan Presiden 2014 ini, eh browsing-browsing nemu ini semoga bisa membantu mengidentifikasi gaya komunikasi calon pemimpin kita,....
Semoga bermanfaat dan terima kasih kepada penulis

Gaya komunikasi (communication style) didefinisikan sebagai seperangkat perilaku antar pribadi yang terspesialisasi yang digunakan dalam suatu situasi tertentu (a specialized set of intexpersonal behaviors that are used in a given situation). (Efendi, 2001).
Masing-masing gaya komunikasi terdiri dari sekumpulan perilaku komunikasi yang dipakai untuk mendapatkan respon atau tanggapan tertentu dalam situasi yang tertentu pula.  Kesesuaian dari satu gaya komunikasi yang digunakan, bergantung pada maksud dari pengirim (sender) dan harapan dari penerima (receiver).
Gaya Komunikasi yang akan kita pelajari adalah sebagai berikut: (Efendi, 2001).
  1. 1. The Controlling style
Gaya komunikasi yang bersifat mengendalikan ini, ditandai dengan adanya satu kehendak atau maksud untuk membatasi, memaksa dan mengatur perilaku, pikiran dan tanggapan orang lain.  Orang-orang yang menggunakan gaya komunikasi ini dikenal dengan nama komunikator satu arah atau one-way communications.
Pihak-pihak yang memakai controlling style of communication ini, lebih memusatkan perhatian kepada pengiriman pesan dibanding upaya mereka untuk berharap pesan.  Mereka tidak mempunyai rasa ketertarikan dan perhatian untuk berbagi pesan.  Mereka tidak mempunyai rasa ketertarikan dan perhatian pada umpan balik, kecuali jika umpan balik atau feedback tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi mereka.  Para komunikator satu arah tersebut tidak khawatir dengan pandangan negatif orang lain, tetapi justru berusaha menggunakan kewenangan dan kekuasaan untuk memaksa orang lain mematuhi pandangan-pandangannya.
Pesan-pesan yag berasal dari komunikator satu arah ini, tidak berusaha ‘menjual’ gagasan agar dibicarakan bersama namun lebih pada usaha menjelaskan kepada orang lain apa yang dilakukannya.  The controlling style of communication ini sering dipakai untuk mempersuasi orang lain supaya bekerja dan bertindak secara efektif, dan pada umumnya dalam bentuk kritik.  Namun demkian, gaya komunikasi yang bersifat mengendalikan ini, tidak jarang bernada negatif sehingga menyebabkan orang lain memberi respons atau tanggapan yang negatif pula.
  1. 2. The Equalitarian style
Aspek penting gaya komunikasi ini ialah adanya landasan kesamaan.  The equalitarian style of communication ini ditandai dengan berlakunya arus penyebaran pesan-pesan verbal secara lisan maupun tertulis yang bersifat dua arah (two-way traffic of communication).
Dalam gaya komunikasi ini, tindak komunikasi dilakukan secara terbuka.  Artinya, setiap anggota organisasi dapat mengungkapkan gagasan ataupun pendapat dalam suasana yang rileks, santai dan informal.  Dalam suasana yang demikian, memungkinkan setiap anggota organisasi mencapai kesepakatan dan pengertian bersama.
Orang-orang yang menggunakan gaya komunikasi yang bermakna kesamaan ini, adalah orang-orang yang memiliki sikap kepedulian yang tinggi serta kemampuan membina hubungan yang baik dengan orang lain baik dalam konteks pribadi maupun dalam lingkup hubungan kerja.  The equalitarian style ini akan memudahkan tindak komunikasi dalam organisasi, sebab gaya ini efektif dalam memelihara empati dan kerja sama, khususnya dalam situasi untuk mengambil keputusan terhadap suatu permasalahan yang kompleks.  Gaya komunikasi ini pula yang menjamin berlangsungnya tindakan share/berbagi informasi di antara para anggota dalam suatu organisasi.
  1. 3. The Structuring style
Gaya komunikasi yang berstruktur ini, ditandai dengan berlakunya arus penyebaran pesan-pesan verbal secara lisan maupun tertulis yang bersifat dua arah  Pengirim pesan (sender) lebih memberi perhatian kepada keinginan untuk mempengaruhi orang lain dengan jalan berbagi informasi tentang tujuan organisasi, jadwal kerja, aturan dan prosedur yang berlaku dalam organisasi tersebut.
Stogdill dan Coons dari The Bureau of Business Research of Ohio State University, menemukan dimensi dari kepemimpinan yang efektif, yang mereka beri nama Struktur Inisiasi atau Initiating Structure.  Stogdill dan Coons menjelaskan mereka bahwa pemrakarsa (initiator) struktur yang efisien adalah orang-orang yang mampu merencanakan pesan-pesan verbal guna lebih memantapkan tujuan organisasi, kerangka penugasan dan memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang muncul.
  1. 4. The Dynamic style
Gaya komunikasi yang dinamis ini memiliki kecenderungan agresif, karena pengirim pesan atau sender memahami bahwa lingkungan pekerjaannya berorientasi pada tindakan (action-oriented)The dynamic style of communication ini sering dipakai oleh para juru kampanye ataupun supervisor yang membawa para wiraniaga (salesmen atau saleswomen).
Tujuan utama gaya komunikasi yang agresif ini adalah mestimulasi atau merangsang pekerja/karyawan untuk bekerja dengan lebih cepat dan lebih baik.  Gaya komunikasi ini cukup efektif digunakan dalam mengatasi persoalan-persoalan yang bersifat kritis, namun dengan persyaratan bahwa karyawan atau bawahan mempunyai kemampuan yang cukup untuk mengatasi masalah yang kritis tersebut.
  1. 5. The Relinguishing style
Gaya komunikasi ini lebih mencerminkan kesediaan untuk menerima saran, pendapat ataupun gagasan orang lain, daripada keinginan untuk memberi perintah, meskipun pengirim pesan (sender) mempunyai hak untuk memberi perintah dan mengontrol orang lain.
Pesan-pesan dalam gaya komunikasi ini akan efektif ketika pengirim pesan atau sender sedang bekerja sama dengan orang-orang yang berpengetahuan luas, berpengalaman, teliti serta bersedia untuk bertanggung jawab atas semua tugas atau pekerjaan yang dibebankannya.
  1. 6. The Withdrawal style
Akibat yang muncul jika gaya ini digunakan adalah melemahnya tindak komunikasi, artinya tidak ada keinginan dari orang-orang yang memakai gaya ini untuk berkomunikasi dengan orang lain, karena ada beberapa persoalan ataupun kesulitan antar pribadi yang dihadapi oleh orang-orang tersebut.
Dalam deskripsi yang kongkrit adalah ketika seseorang mengatakan: “Saya tidak ingin dilibatkan dalam persoalan ini.  Pernyataan ini bermakna bahwa ia mencoba melepaskan diri dari tanggung jawab, tetapi juga mengindikasikan suatu keinginan untuk menghindari berkomunikasi dengan orang lain.  Oleh karena itu, gaya ini tidak layak dipakai dalam konteks komunikasi organisasi.
Gambaran umum yang diperoleh dari uraian di atas adalah bahwa the equalitarian style of communication merupakan gaya komunikasi yang ideal.  Sementara tiga gaya komunikasi lainnya: structuring, dynamic dan relinguishing dapat digunakan secara strategis untuk menghasilkan efek yang bermanfaat bagi organisasi.  Dan dua gaya komunikasi terakhir: controlling dan withdrawal mempunyai kecenderungan menghalangi berlangsungnya interaksi yang bermanfaat

(Sumber: http://yessielestari.wordpress.com/2010/04/29/macam-macam-gaya-komunikasi-di-dalam-organisasi/)
Di copy hari Selasa 10 Juni 2014

the new concept of documentary in Batam Indonesia: BOM Waktu WTO: Ketidakpastian Lahan di Kota Batam dan Kampung Tua Riwayatmu Kini?

the new concept of documentary in Batam Indonesia: BOM Waktu WTO: Ketidakpastian Lahan di Kota Batam dan Kampung Tua Riwayatmu Kini?

the new concept of documentary in Batam Indonesia: Koruptor di Hukum Ngecor, Solusi Atasi Korupsi di Indonesia

the new concept of documentary in Batam Indonesia: Koruptor di Hukum Ngecor, Solusi Atasi Korupsi di Indonesia

Monday, June 9, 2014

Wedding Cinema Garapan Batam

Untuk menyaksikan, Silahkan klik di link berikut http://www.youtube.com/watch?v=P7rMCLkpLHE

Monday, May 26, 2014

Production House, Studio Foto dan Video di Kota Batam Dekat Singapura




Batam Komunika Konsultan




Catatan Menjelang Pilpres 2014

Kapan lagi kita punya Presiden seperti ini???
 
Calon Sederhana
Bekerja keras
Tidak haus akan uang
Tidak punya hutang
Agama Islam
Lahir dari keluarga yang sederhana bukan keluarga hebat
Tubuh kecilnya yang menggambarkan orang yang tak rakus
Mengabdi untuk ibu pertiwi
Sosok yang mau merasakan rakyatnya yang hidup susah
Merakyat bukan karena apa-apa memang rakyat juga mencintainya
Bukan hanya pencitraan memang kesehariannya begitu
Tak perlu pengawalan ketat, karena garis nyawa sudah di tentukan oleh Allah SWT bukan kerana pengawalan ketat saja.
Sosok ini yang dirasa bisa memberikan sebuah solusi untuk bangsa ini di tengah kian tidak adanya sosok panutan yang sederhana, kini banyak sekali pemimpin yang begaya hedonis sok kaya sok kuasa dengan jabatannya. Berlagak ketika ketemu rakyat begitu kelihatan sekali jurang pemisah antara rakyat dan penguasa.
Kini sudah akan terlihat sosok pemimpin yang tanpa jurang pemisah atasan dan bawahan kecuali karen aiman dan taqwanya serta kinerjanya untuk rakyat.
Namun banyak pihak sudahmulai panas mau menjegalnya dengan berbagai cara, namun Tuhan tidak pernah tidur kepada hambanya. Pasti Indonesia sudah ditakdirkan siapa presidennya...Hanya saja mari kita berdoa siapa itu bisa membawaIndonesia untuk mencapai cita-cita nasional bangsa kita seperti yang tertuang di Pembukaan UUD 1045.

Sukses ....Kesederhanaan akan membawa bangsa Indonesia menjadi maju, bukan hedonis. Hedonis akan membawa bangsa ini menjadi bangsa pencuri di negaranya sendiri.

26-05-2014
Untuk Indonesia Tanpa Politik Adu Domba...


Promo Paket Wedding di Kota Batam

Kami melayani Rias Pengantin Adat dan Modern di Kota Batam, dengan berbagai pilihan koleksi baju-baju yang terus update. Dengan segala perlengkapan yang diperlukan dalam melancarkan acara pernikahan anda.
Jasa Konsultasi dan order silahkan Telepon Ke 081372703799



Monday, May 19, 2014

Promosi Jasa Fotografi dan Videografi di Kota Batam



Promosi Jasa Fotografi dan Videografi di Kota Batam
Job Dokumentasi di Singapura
Kami Buaya Studio, sebuah studio sederhana yang di kelola anak-anak muda yang penuh kreatifitas di Kota Batam.
Memeberikan Promosi menarik bagi anda yang ingin mengabadikan moment special anda, sesuai dengan budget anda.
Paket Pre Wedding Mulai : 1.750.000,-
Fasilitas:
-         Foto Out Door Lokasi Pilihan (Ocarina, Engku Putri, Welcome Batam, Masjid Raya, Golden City/ Golden Prawn, Jembatan Barelang, Pantai Tanjung Pinggir, Pantai Sekilak) Pilih salah satu lokasi
-         Edit Foto 10 lembar ukuran 10 R, 1 Foto Edit ukuran Besar, tidak Dicetak
-         CD All Data & Data Edit Foto
*Biaya Paket Diluar Biaya Transportasi, biaya masuk, akomodasi
* Menyediakan sewa Baju Kebaya, Gaun, dan Make Up (Diluar Biaya Paket)

Paket Jasa Liputan Foto dan Video Acara Mulai 2.000.000,00
Fasilitas :
-         Cetak Foto 3 Roll (108 Lembar), ukuran 4 R dan Bonus Album Foto
-         Video 2 DVD
-         CD Data Foto edit dan All Data
-         Kaset Asli Diberikan
-         Bonus Cetak Foto 10 R 3 lembar
-         Bonus Cetak Foto 10 R dan bingkai
Ayo segera order ke kami
Buaya Studio
HP : 085264686864
Mail : ridwan_videoeditor@yahoo.com
PIN BB : 2705AE25
Kami terpercaya menangani event lokal, nasional , hingga internasional sejak tahun 2008. Kami juga melayani jasa liputan luar Kota Batam, dan Luar Negeri
Buaya Studio, Dengan Seni....

Friday, May 16, 2014

Politik Adu Domba, Musuh Indonesia untuk Adil, Makmur, dan Sejahtera



Politik Adu Domba, Musuh Indonesia untuk Adil, Makmur, dan Sejahtera
Oleh Ridwan Purwanto
Pengamat Komunikasi Antar Budaya



Jika mendengar Politik Adu Domba, sebagian besar bangsa Indonesia pasti mengetahuinya. Bagaimana tidak dengan politik ini kita mengalami dijajah 350 tahun oleh Belanda dan 3,5 Tahun oleh Jepang.
Pengertian Adu Domba atau dikenal juga sebagai politik pecah belah dalam bahasa Belanda devide et impera adalah kombinasi strategi politik, militer, dan ekonomi yang bertujuan mendapatkan dan menjaga kekuasaan dengan cara memecah kelompok besar menjadi kelompok-kelompok kecil yang lebih mudah ditaklukan. Dalam konteks lain, politik pecah belah juga berarti mencegah kelompok-kelompok kecil untuk bersatu menjadi sebuah kelompok besar yang lebih kuat (http://id.wikipedia.org/wiki/Politik_pecah_belah).
Historis Politik Adu Domba di Indonesia
Adu Domba di Masa Penjajahan
Di jaman Penjajahan Politik Adu Domba di canangkan oleh penjajah Belanda agar rakyat indonesia tidak bersatu dan bisa dijajah selama mungkin. Di jaman penjajah ini sangat kelihatan sekali pihak yang menghembuskan politik ini yaitu penjajah Belanda.
Kondisi Bangsa Indonesia yang kepulauan ini dan sangat majemuk suku bangsa dan agama menjadi keunggulan namun di mata Belanda menjadi salah satu titik lemah yang bisa dimanfaatkan untuk dipecah belah.
Politik ini sudah terbukti handal untuk membendung perlawanan para Pahlawan kita dari Sabang sampai Merauke. Bahkan Pahlawan Kita yang terkenal dengan kesaktiannya pun kalah juga dengan politik adu domba ini.
Politik Adu Domba ini bisa dilawan dengan Persatuan dan Kesatuan, hal ini dibuktikan dengan lahirnya Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928. Sejak itu peran pemuda Indonesia mulai sadar pentingnya persatuan dan kesatuan, perlawanan secara sendiri-sendiri akan mudah dilumpuhkan oleh Belanda.
Dan Akhirnya dengan Persatuan dan Kesatuan itu Adu Domba bisa kita redam.
Adu Domba di Jaman Kemerdekaan
Adu domba ini secara tidak sadar di jaman setelah merdeka dan hingga saat ini masih menjadi strategi yang jitu untuk kembali membuat Indonesia tidak maju-maju. Disaat negara-negara tetangga kita sudah mulai berbenah menuju negara Maju kita masih saja berkutak menjadi negara berkembang. Politik ini sudah mendarah daging disemua lini kehidupan bangsa, isu-isu untuk menimbulkan perpecahan ini sering digelontorkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab agar membuat ricuh negara Indonesia.
Di jaman kepemimpinan Soekarno, adu domba juga mulai tumbuh kembali hal ini dengan lahirnya beberapa pemberontakan yang merasa tidak puas dengan kepemimpinan Soekarno. Dan puncaknya di pemberontakan G-30 SPKI semakin terlihat politik perpecahan itu di Indonesia. Pemberontakan-pemberontakan ini yang akhirnya menggangu jalannya pembangunan di Indonesia di era Soekarno. Meskipun konflik dan pemberontakan bisa dituntaskan.
Di jaman kepemimpinan Soeharto, politik adu domba sedikit diredam dengan program-program misalnya Transmigrasi, TVRI menjadi Media Central, di jaman ini pemerintah begitu menguasai, dan berperan sekali bisa menindak organisasi, atau sekelompok pihak yang disinyalir bisa menggerogoti pemerintah untuk segera di tindak, tak hayal kalau selama 32 tahun pemerintahan Soeharto berkuasa. Meski dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya yang tidak kami bahas di sini, namun secara pengendalian politik adu domba terlihat berhasil meredam konflik tersebut.
Isu-isu adu domba bisa diminimalisir karena media yang ada di Indonesi masih sedikit. Kebebasan pers juga belum sebebas sekarang ini. Masih ingat kita dengan Slogan TVRI, “Menjalin Persatuan dan Kesatuan”. Slogan itu begitu dekat dengan kita untuk selalu mengingatkan pentingnya menjalin persatuan dan kesatuan untuk mewujudkan indonesia yang sejahtera, meski akhirnya juga belum bisa karena praktek KKN oleh rezim ini.  
Adu Domba di Jaman Reformasi dan Era Digital
Isu krusial hingga jatuhnya rezim Soeharto adalah karena Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Isu ini yang menjadi pemersatu para anak bangsa untuk menurunkan, bahwa pemerintahan di anggap gagal memerangi KKN dan mensejahterakan rakyat.
Adu domba di sini bisa kita lihat perpecahan pihak yang membela pemerintah dan para reformis. Dan akhirnya terjadi sudah reformasi. Tepat 12 Mei  2014 ini reformasi sudah berjalan 16 tahun. Banyak perubahan di Indonesia baik pembangunan dan perekonomian bangsa kita.
Namun wajah Adu Domba tetap ada membayangi bangsa Indonesia dengan bebagai isu-isu, baik isu sosial, ekonomi, politik, budaya, hingga isu SARA yang selalu memcah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
Isu-isu Adu Domba jaman dulu banyak di lontarkan dengan cara yang lambat hanya dengan pergerakan kelompok-kelompok hingga meledak. Namun kini isu-isu untuk memecah persatuan dan kesatuan begitu cepat dengan hadirnya media internet. Jejaring social media menjadi media yang bergitu cepat membroadcast pesan-pesandari pihak yang ingin memecah persatuan dan kesatuan.
Sekali klik pesan yang di share akan tersebar ke khalayak umum, dan apabila khalayak tidak bisa menyaring maka akan tersulut juga api kebencian yang bisa memcah persatuan dan kesatuan bangsa.
Kalau kita melihat ke belakang bangsa kita ini sudah lama terpuruk oleh ulah pihak-pihak yang tidak ingin bangsa Indoensia yang kaya raya ini maju. Menjelang pemilu dan Pilpres isu-isu untuk memecah rakyat akan semakin banyak. Dan media internet menjadi salah satu media yang turut andil menyebarkan. Begitulah sisi lain internet yang disalah artikan.
Adu domba kini telah menjelma di dunia digital untuk kembali mengubur tujuan nasional bangsa Indonesia yang tertuang di UUD 1945 yaitu; melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, untuk memajukan kesejahtetaan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
Penyebar isu adu domba di era saat ini begitu kelihatan dari status user name, namun user name tersebut seolah nama palsu belaka. Saai ini penyebar begitu sulih ditebak apaka saudara kita sendiri atau oleh pihak asing yang tidak menginginkan bangsa kita maju. Pihak itu sulit kita temukan, seolah-oleh akita seperti perang saudara sendiri. Pak Karno juga pernah berpesan, “Musuh di jaman penjajahan jelas yaitu penjajah Belanda, namun musuh kalin di jaman kemerdekaan susah di ketahui karena musuhnya adalah saudara sendiri.”.
Cita-cita kita sebagai bangsa harus kalah oleh pihak-pihak entah itu asing atau musuh dalam selimut kita sendiri dengan Politik Adu Domba ini. Semoga di tahun 2014 ini merupakan titik awal lagi kita sadar penting persatuan dan kesatuan untuk Indonesia yang lebih maju tanpa adu domba.
Tagline Adu Domba tak ada matinya dengan berbagai wujudnya di eranya. Hingga kapan bangsa kita akan mudah tersulut oleh isu-isu perpecahan? Hingga kapan bangsa ini terus jalan ditempat saja oleh Adu Domba. Hingga kapan bangsa ini akan menemukan momentum untuk kembali sadar perlunya persatuan dan kesatuan untuk mewujudkan Indonesia untuk Adil, Makmur, dan Sejahtera tanpa memandang suku, agama, ras, golongan, partai?. Semoga rakyat Indonesia semakin cerdas untuk tidak ter-Adu Domba di era AFTA 2015. Semoga!!.


Tuesday, May 6, 2014

Panggilan Anak; "Papa Kholis...!!"

Suatu kebahagian sendiri bagi orang tua yang melihat tumbuh kembang anak-anaknya. Anak say ayang pertama kini sudah 2 tahun 6 bulan. Kini mulai kritis bertanya apa yang di aingin tanyakan. dan begitu tersentuh sekali saat dia memanggil Papa Kholis....! dan bunda..... serta adik aya.....

Kata-kata itu begitu merdu sekali mengalahkan lagu-lagu romantis yang pernah saya dengar. suara yang tulus dari seorang anak. Meski kadang polah dan tingkatnya membuat kami geram, namun kami tetap berusaha bersabar menghadapinya mencoba untuk bisa mendidik sesuai dengan ajaran agama kami Islam.

Anak kedua kami Kanaya sudah 3 bulan lewat, kini responnya sudah baik sudah bisa berkomunikasi meski dengan sedikit suara, senyum manisnya, tangan-tangan aktif serta kaki-kakinya begitu aktif ketika kita ajak berkomunikasi. Kami sentuh cium dan pijat...dan Mas nya begitu bangun tidur sering memanggil adik Aya.....oh begitu bahagia sekali melihatnya sambil cium dan sambil tiduran kembali di samping adiknya...

Kholis kini mulai suka naik mobil, oh begitu sedih ketika hanya dia hanya memegang mobil orang lain atau hanya di pameran. kami ingin sekali bisa membeli mobil untuk bisa membantu kami untuk transportasi saat merias istri dan bisa mengajak anak-anak kami serta mertua kami. Kami juga tidak mau memaksakan diri, kami bilang ke anak kami, Kholis sabar dulu yah....berdoa semoga papa dan bunda bisa segera beli mobil, doa juga lancar rejekinya jadi cepat kita beli mobil....

Anak kami begitu dekat sekali sama bundanya, sampai bundanya kemana dicari terus hehehe....sampai-sampai pas rewel dua-duanya saya sedih sekali hanya bisa menggendong adik Aya dan mas Kholid digendong bundanya...seperti tadi malam karena kecapekan anak kami Kholis sering bangun di tambah kondisi cuaca yang panas di Batam AC juga kurang maksimal performanya makin gak nyenyak boboknya, kami gantian saling jaga dan menina bobokkan kedua anak kami. meski waktu istirahat istri dan saya kurang. Itu semua demi anak-anak kami.....Semoga anak-anak kami nantinya bisa sedikit tahu ketika kami ceritakan masa-masa kecilnya. 

Kini dengan teknologi HP yang serba lengkap bisa kita mendokumentasikan gerak-gerika anak-anak kita dengan mudah untuk kenangan masa-masa kecil mereka dan bisa kita perlihatkan nanti saat sudah besar. pasti mereka akan bisa melihat betapa lucunya mereka dulu dan menggemaskannya polah tingkahnya baik sedih, pilu, bahagia, tangis , tawa mereka memberikan cerita-cerita indah sepanjang masa....

Anak-anakku doa kami selalu terpanjat untukmu wahai Kholis dan Kanaya semoga jadi anak Sholeh dan Sholehah. Kami orang tua selalu menyayangi kalian. Kalian buah hati kami, cinta kami, pelipur lara kami, capek lelah kami dan kami bekerja untuk kalian wahai anak-anakku. i love u anak-anakku.....


by

Papa dan Bundamu
Ridwan Purwanto & Nur Laela
06-05-2014

Saturday, May 3, 2014

Selamat Hari Pers Sedunia (World Press Day), 3 Mei; Wartawan Perjuangkan Nasib Orang Lain Nasib Sendiri Tidak Ada yang Memperjuangkan

Selamat Hari Pers Sedunia (World Press Day), 3 Mei;
Wartawan Perjuangkan Nasib Orang Lain Nasib Sendiri Tidak Ada yang Memperjuangkan

Nasib Wartawan Memperjuangkan Nasib kaum teraniaya, namun nasin wartawan sednrii tidak aman. Justru kasus-kasus yang melibatkan kekerasan kepada wartawan cenderung menguap begitu saja atau juga kalah, bebas begitu saja dengan alasan belum cukup bukti.

Dari sisi penghasilan juga sama, masih banyak sekali gaji wartawan yang di bawah UMK, pengalaman saya pernah melamar jadi wartawan begitu memprihatinkan jauh sekali di bawah UMK Jogja dengan bekal sarjana Komunikasi. Nasib Wartawan di Batam pengalaman saya begitu agak lumayan karen atawaran gaji masih di atas UMK dikit, namun di bandingkan dengan bidang lain begitu jauh sekali. Kondisi ini begitu berbanding terbalik dengan kode etik yang melekat yang begitu tegas tidak boleh menerima imbalan dalam liputan tugas persnya.

Nasib Wartawan semoga ada perbaikan ada yang membelanya dan Dewan Pers bisa menjadi motivator untuk mendorong kepada pemilik usaha pers untuk memberikan gaji yang setimpal dengan tugas mulia yang diembang sebagai penyaur lidah rakyat, suara rakyat suara tuhan...dan Pers sebagai "Watch Dog" negara ini.

Tanpa ada perubahan nasib pasti banyak sekali wartawan yang sembunyi-sembunyi menerima imbalan dan jurnalis jujur akan teraniaya bahkan korban nyawa tanpa ada yang membelanya termasuk teman sesama wartawan. karena pemberitaan yang di beritakan untuk mengungkap kasus tersebut juga lama-lam menguap saja.

Sampai kapan wartawan yang memperjuangkan nasib orang lain, nanti ada juga yang bisa memperjuangkan nasib para wartawan untuk kebaikan dan kemajuan bangsa....

Selamat Hari Pers Sedunia (World Press Day), 3 Mei 2014

salam

Ridwan Purwanto